Program Literasi
  1. Program “20 menit mendunia” ini mendorong siswa untuk membaca minimal satu buku non-pelajaran setiap hari. Buku bisa berupa cerita fiksi, non-fiksi ringan, atau majalah anak. Setiap hari sebelum memulai pelajaran pertama, seluruh warga sekolah wajib membaca buku non-pelajaran (fiksi atau non-fiksi) selama 20 menit dalam suasana hening.
  2. Pojok Baca/Mading: Membuat sudut baca yang nyaman di kelas atau mading untuk menampilkan karya literasi siswa, seperti puisi, cerpen, atau ulasan buku. 
  3. Menulis jurnal harian sesuai kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya.
  4. Kunjungan Perpustakaan: Menjadwalkan kunjungan rutin ke perpustakaan sekolah untuk membantu siswa menemukan dan mengakses sumber bacaan yang beragam. 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait